Anggaran membangun rumah membengkak. Ketika ditelusuri, ternyata diketahui bahwa perlakuan terhadap material bangunan yang tidak “cerdas”. Padahal, bila Anda memikirkan kualitasnya, proses pemilihan material, serta cara pembelian bahan bangunan secara benar, hal seperti ini tak perlu terjadi.

Cari toko terdekat

Dimulai dengan membeli material, alangkah hematnya bila membeli dekat tempat tinggal Anda. Selain hemat dari sisi transportasi, juga mempersingkat waktu pengiriman serta menghindarkan dari susut material lantaran jauhnya jarak tempuh.

Agar tidak bolak balik saat membeli bahan material yang sama, sebaiknya lebihkan sekitar 5 persen. Gunanya sebagai cadangan atau pengganti jika bahan cacat atau rusak.

{googleAds} {/googleAds}

Beli material bertahap

Dalam membangun rumah, misalnya, ada tahapannya. Oleh karena itu, belilah bahan material sesuai tahapannya. Jangan tergoda membeli bahan untuk tahap berikutnya. Langkah ini untuk menghindari kerusakan saat disimpan.

Untuk beberapa bahan yang memiliki perubahan cepat terkait urusan harga, Anda dapat membeli dalam jumlah banyak. Misalnya, bahan tersebut adalah pasir dan semen.

Penyimpanan yang benar

Agar tetap berkualitas baik, beberapa bahan yang dibeli dalam jumlah banyak perlu disimpan dengan benar. Penyimpanan yang aman dan strategis akan menghindarkan dari resiko rusak, hilang, atau berkurang. Selain itu, juga mempermudah tukang saat membutuhkan bahan-bahan.