Tanpa sadar, saking sibuk dan bersemangatnya berbelanja interior rumah, ada beberepa kesalahan yang Anda lakukan. Kesalahan-kesalahan ini dilakukan secara terus menerus, sehingga menjadi sebuah kebiasaan.

Agar Anda tidak terjebak dengan kondisi ini, simak tujuh kesalahan yang sering dilakukan pada saat berbelanja interior rumah yang dilansir dari Domainehome, Kamis (25/9/2014).

Membeli kursi tanpa mencoba dengan mendudukinya
Ini kesalahan fatal pertama yang dilakukan saat membeli kursi. Jangan terkecoh pada desainnya yang cantik atau. Penting bagi Anda untuk mencoba kursi tersebut dengan mendudukinya, apakah memberikan kenyamanan atau tidak. Terlebih apabila kursi tersebut akan sering Anda gunakan bersama keluarga.

Sebaiknya, hindari membeli furnitur kursi secara online. Karena Anda tidak bisa mencobanya, dan seringkali motif, warna dan bentuk tidak sama dengan yang di foto.

Membeli cat hanya karena suka dengan warna tersebut
Ketika memilih cat, dan tiba-tiba Anda menjatuhkan pilihan pada sebuah warna cat karena Anda suka dengan warna tersebut, Anda harus hati-hati. Pastikan warna tersebut juga cocok dipasang pada rumah Anda.

Membeli satu set furnitur dengan model dan di toko yang sama
Membeli furnitur di satu tempat memang memudahkan. Namun, furnitur dengan model yang seragam dari ruang tamu hingga ruang keluarga tentu rumah Anda akan terlihat seperti katalog. Mengapa Anda tidak mencoba untuk membeli furnitur secara custom? Selain lebih murah, furnitur di rumah Anda menjadi tidak pasaran.

Terlalu mengikuti saran penjual furnitur
Mendengarkan saran dari ahlinya tentu tidak dilarang, tapi semua keputusan kembali ke Anda. Rumah Anda, Anda yang menentukan mulai dari desain, furnitur, hingga aksesori yang terkecil sekalipun. Semuanya demi kenyamanan Anda. Jika Anda tidak menyukai saran dari si penjual, katakan dengan jujur. Tentu Anda tidak mau kan tinggal di rumah yang bukan mencerminkan diri Anda?

Membeli semuanya dalam satu hari
Membeli furnitur untuk interior dalam rumah tidak mungkin bisa dilakukan dalam sekali berbelanja. Tidak usah terburu-buru, gunakan setiap waktu luang Anda untuk berburu furnitur atau aksesori yang Anda suka. Dengan begitu, Anda akan lebih puas karena bisa mengumpulkan furnitur dan aksesori yang Ana suka di rumah.

Tidak mengecek perabot yang dibeli di toko barang bekas
Membeli furnitur tak melulu harus baru di toko furnitur. Furnitur bekas asal masih bagus juga tak kalah menarik. Tapi, yang paling harus Anda ingat, jangan sampai terlena dengan modelnya yang vintage dan unik. Perhatikan dengan seksama jika ada sobekan, karat, atau patahan pada furnitur yang Anda beli. Karena, jika Anda tidak teliti, barang tersebut bisa saja cepat rusak.

Membeli tanpa mengukur ruangan
Terkadang, pada saat berjalan-jalan, tiba-tiba Anda melihat sebuah lukisan yang unik. Tanpa memikirkan apakah lukisan tersebut bisa digantung di dinding rumah Anda atau tidak, Anda tetap membelinya. Ini merupakan sebuah kesalahan. Sama halnya ketika Anda membeli sofa, jangan sampai Anda sudah membayarnya tetapi sofa tersebut tidak muat masuk ke pintu rumah
Anda.

sumber : okezone.com